JAKARTA, ISLAMICGEO.COM – Lembaga-lembaga Dunia Arab dan Islam berduka cita atas wafatnya ulama Yusuf Al-Qaradawi, Senin dalam usia 96 tahun.

Menurut Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional, jenazah Al-Qaradhawi akan dimakamkan hari ini, Selasa (27/09), setelah shalat Ashar di Masjid Imam Muhammad bin Abdul Wahhab di ibukota Qatar, Doha.

Baca juga: Innalillahi.. Ulama dunia Dr. Yusuf Al-Qardhawi meninggal dunia

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar, Muhammad bin Abdul Rahman Al Thani, berkabung atas wafatnya Sheikh Al-Qaradawi, “Semoga Tuhan merahmati Yang Mulia Sheikh Yusuf Al-Qaradawi, yang menghabiskan hidupnya dalam bakti kepada agama dan umatnya dan semoga Allah menempatkannya dalam damai. Belasungkawa tulus saya sampaikan untuk keluarga dan pengagum beliau dan untuk seluruh bangsa Islam.”

Sementara itu, Asisten Menteri Luar Negeri Qatar, Lulwa Al-Khater, ikut berbelasungkawa atas wafatnya Syekh Al-Qaradawi, melaui akun Twitternya, “Ucapan belasungkawa kami sampaikan kepada umat Islam atas wafatnya Ulama Reformis Dr. Yusuf Al-Qaradhawi.”

Lulwa Al-Khater melanjutkan: “Beliau telah mengabdikan hidupnya untuk berbakti melayani agama Allah dan tidak takut pada celaan orang yang mencelah, maka wahai Tuhan kami, balaslah ia dengan sebaik-baik balasan atas kebaikannya kepada kami dan Islam. Ya Tuhan kami, ampunilah dia dan kasihanilah dia dan jadikan surga tertinggi sebagai tempat tinggal dan tempat kembalinya. Umat kehilangan salah satu benteng terkuatnya dan tiada daya dan kekuatan kecuali kekuatan Allah”.

Baca juga: Yusuf Al-Qaradawi, Imam Pemikir Islam Kontemporer (1)

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Qatar, Hamad al-Kuwari mengungkapkan belasungkawanya melalui akun resminya di Twitter: “Semoga Allah merahmati ayah kita tercinta dan guru besar kita, dan Syekh Yusuf al-Qaradawi yang terhormat dan semoga ditempatkan di surga-Nya.”

Belasungkawa Turki

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ikut menyampaikan belasungkawanya atas kematian Al-Qaradawi. Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Departemen Komunikasi Kepresidenan Turki, pada hari Senin, Erdogan menyatakan belasungkawanya melalui sambungan telepon kepada keluarga Qardhawi, dan mendoakannya agar Syekh Yusuf Al-Qardawi mendapat rahmat Allah.

Baca juga: Ini harapan Al-Qaradawi kepada Indonesia di Kancah Internasional

Presiden Turki mengatakan bahwa almarhum Yusuf Al-Qardawi “Sepanjang hidupnya tidak pernah mundur atas apa yang dia yakini, dia adalah contoh terbaik untuk diikuti untuk menyesuaikan antara prinsip-prinsip Islam dan kehidupan.” Dan mendoakannya dengan mengatakan: “Semoga Allah memuliakannya dengan mendapat Surga-Nya dan semoga dibaluti dengan rahmat-Nya.”

Sementara itu, Ketua Parlemen Turki, Mustafa Shantop, menyatakan belasungkawanya kepada Al-Qaradawi, melaui twitnya: “Dengan kesedihan mendalam saya menerima berita kematian Syekh Yusuf Al-Qaradawi, salah satu ulama paling terkemuka saat ini. Saya mendoakannya, agar dia mendapat rahmat dari Allah dan saya sampaikan belasungkawa saya untuk kerabatnya dan dunia Islam.”

Ikhwanul Muslimin: Kami kehilangan Ulama Kami

Kelompok Ikhwanul Muslimin ikut berduka cita atas wafatnya Syeikh Yusuf Al-Qardawi, hal tersebut disampaikan melalui pernyataan Wakil Mursyid Tertinggi dan Pelaksana Tugas (Plt) Ibrahim Munir.

Munir mengatakan dalam pernyataan: “Saya sampaikan belasungkawa kepada umat Islam dan saudara saya, Profesor Dr Yusuf al-Qaradawi, tokoh terkemuka Islam di era komtemporer dalam ilmu pengetahuan, pemikiran, dakwah dan jihad, yang dengan ilmunya mempengaruhi dunia Islam, timur dan baratnya.”

Dia melanjutkan: “Kami memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa, Yang Maha Tinggi, untuk mengampuninya, mengasihaninya dan memaafkannya, dan untuk menggabungkannya bersama para nabi, orang-orang yang shiddiq, para syuhada, orang-orang yang saleh, dan merekalah sebai-baik teman.”

Gerakan Hamas dan Jihad Islam Palestina: Dia mendedikasikan hidupnya untuk Palestina

Gerakan perlawanan Palestina “Hamas” dan Gerakan Jihad Islam, menyampaikan belasungkawanya dalam dua pernyataan terpisah, disebut Sheikh Al-Qaradawi, kedua gerakan tersebut mengungkapkan upaya Syeikh Yusuf Al-Qaradawi dalam mendukung perjuangan Palestina, dan Masjid Al-Aqsa.

Hamas mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Al-Qaradawi adalah “Dunia Arab dan Islam kehilangan Syekh Yusuf Al-Qardawi, begitupun dengan dunia ilmu pengetahuan dan ulama.”

Hamas menambahkan bahwa perjalanan hidup Qaradawi adalah “penuh dengan kontribusi, pengorbanan dan jihad, di semua bidang Syariah, pemikiran, dakwah, pendidikan, bimbingan dan dakwah Islam, membela permasalahan umat Islam, terutama Palestina, Al-Quds dan dan Masjid Aqsa yang diberkati.”

Sementara itu, Gerakan Jihad Islam mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “Al-Qaradawi mengabdikan hidupnya untuk membela perjuangan Palestina dan mendukung hak rakyat Palestina untuk melakukan perlawanan. Al-Qaradawi terus berbicara tentang Palestina, Al-Quds dalam ceramah-ceramah dan khutbanya, dan menjadikannya sebagai perhatian utama hingga dia menemui Allah”.

Gerakan Al-Nahda Tunisia: Umat kehilangan Al-Qaradawi

Ketua Partai Gerakan Al-Nahdah Tunisia, Rached Ghannouchi, berduka citas atas wafatnya Sheikh Al-Qaradawi, menggambarkannya sebagai “Umat kehilangan Qaradawi yang membela prinsip moderasi agama yang agung ini.”

Ghannouchi berkata: “Al-Qaradawi membaktikan hidupnya menjelaskan hukum-hukum Islam, dan membela umatnya. Dia menekankan prinsip moderasi dan i’tidal agamayang agung ini.”

Ketua Jamaah Islamiyah Pakistan

Politisi Pakistan, dan Ketua Jamaah Islamiyah, Siraj Al-Haq, ikut menyampaikan duka citanya atas wafatnya Sheikh Al-Qaradawi, melalui akun resminya di “Twitter”.

Siraj Al-Haq menulis: “Kami berduka untuk seluruh umat Islam atas wafatnya Sheikh Al-Qaradawi, yang mendedikasikan hidupnya untuk melayani Islam, pendidikan dan dakwah Islam, dan membela permasalahan umat Islam.”

Dia melanjutkan: “Dia membela masalah Palestina dan menyerukan untuk membela orang-orang yang tertindas dan menghadapi ketidakadilan dan tirani dengan suaranya yang kuat, dan dia juga berusaha untuk menyatukan suara umat Islam. Semoga Allah memberkati dan merahmatinya dengan rahmat-Nya yang luas.”

Facebook Comments Box

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here