Jakarta, Islamicgeo.com – Gempa berkekuatan Magnitudo 7,8 Skala Richter melanda Turkiye dan Suriah pada Senin (6/2). Gempa terjadi pada pada pukul 04.17 (01 17 GMT) saat masyarakat tengah tertidur pulas di tengah musim dingin.

Badan Penanggulangan Bencana Turkiye (AFAD) mengumumkan bahwa jumlah korban tewas akibat gempa yang melanda bagian selatan negara itu telah meningkat menjadi 3.381.

Baca juga : UPDATE GEMPA TURKIYE: korban tewas akibat gempa naik menjadi 3.381

Merespon musibah ini, Lembaga Penanganan Bencana Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bergerak cepat dengan menyiapkan 29 relawan Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah. EMT adalah tim medis darurat yang terverifikasi oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Seperti dikutip Muhammadiyah.or.id

Menurut Ketua MDMC Budi Setiawan, Koordinator EMT Muhammadiyah dr Corona Rintawan SpEM telah menyiapkan 29 relawan dalam keadaan siaga dan siap berangkat. Saat ini, EMT Muhammadiyah tengah berkoordinasi dengan pemerintah yaitu BNPB, Kememko PMK, Pusat Krisis Kemenkes dan Kementrian Luar Negeri.

Baca juga : Presiden Erdogan umumkan 7 hari berkabung nasional

29 relawan dalam tim EMT itu sendiri terdiri dari 5 Dokter Emergency, 2 Dokter bedah orthopedi, 7 Perawat, 2 Apoteker, 1 Bidan, 1 Psikolog, 1 Safety & Security Officer, 7 Logistik (setup WASH dan lainnya), 1 Admin Medis, 1 Dokumentator, dan 1 Liaison Officer (P).

Seperti diketahui, tim EMT telah terjun menangani korban gempa di Nepal dan baru saja pulang dari misi menangani penyintas musibah banjir di Pakistan menjadi bagian dari Tim Kesehatan Republik Indonesia untuk Banjir Pakistan.

Atas musibah gempa yang menimpa Turkiye dan Suriah, MDMC mengajak masyarakat terutama warga Persyarikatan untuk ikut meringankan beban para penyintas dengan berdonasi melalui LazisMu. (Islamicgeo)

Facebook Comments Box

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here