Sdoret, Islamic Geographic – Sedikitnya 750 warga Israel telah hilang sejak pertempuran meletus pada Sabtu pagi, demikian dilaporkan media lokal pada Ahad pagi.

“Menurut sebuah laporan tidak resmi, sekitar 750 warga Israel hilang,” kata harian Jerusalem Post di X.

Hamas meluncurkan Operasi Topan Al-Aqsa pada hari Sabtu dan mengatakan bahwa serangan mendadak tersebut merupakan respon terhadap penyerbuan Masjid Al-Aqsa dan meningkatnya kekerasan pemukim. Mereka mengatakan telah menembakkan roket dan menangkap banyak orang Israel.

Sebagai gantinya, tentara Israel memulai Operasi Pedang Besi terhadap Hamas di Jalur Gaza.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by ISLAMIC GEOGRAPHIC (@islamicgeonews)

Baca juga: AS Mendekatkan Kapal-Kapalnya ke Israel untuk Kirim Amunisi

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan: “Kita sedang berperang.” Dia mendesak warga sipil di Gaza untuk pergi karena militer Israel akan mengubah semua tempat persembunyian Hamas menjadi reruntuhan.

Hingga saat ini menururt data kementerian kesehatan Palestina di Gaza jumlah korban warga Palestina yang tewas bertambah menjadi 493 jiwa dan 2.751 terluka.

Lebih dari 3.000 roket telah diluncurkan oleh Hamas ke arah Israel sejak Sabtu pagi, menurut tentara Israel.

Mereka mengakui dalam sebuah pernyataan di X bahwa para tentara telah ditangkap dan disandera di Gaza, dan mengkonfirmasi bahwa lebih dari 2.000 warga Israel terluka.

Facebook Comments Box

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here